KarawangPos – Polisi terus mendalami guna mengungkap kasus tewasnya salah satu pengusaha rumah makan di Karawang. Sejauh ini, polisi sudah memeriksa belasan orang saksi. Hal tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana melalui Kasubbag Humas Polres Karawang, IPDA Budi Santoso.
Kepada awak media, Budi menuturkan, pemeriksaan dilakukan guna menyelidiki dan mendalami peristiwa tersebut. Menurutnya, dengan menggali informasi dari keterangan yang diberikan belasan saksi kepada penyidik, diharapkan bisa mengungkap motif pembunuhan di balik kasus tersebut agar terungkap dengan cepat.
“Kita masih melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk mengungkap motif pembunuhan yang dilakukan pelaku terhadap korbannya berinisial KA (54),” ungkap Budi di Mapolres Karawang, Selasa (2/11/2021).
Di antara belasan saksi itu, kata Budi, merupakan pihak dari keluarga korban sendiri. Terlebih, ada beberapa saksi lagi yang mungkin akan dimintai keterangannya.
“Sekitar 11 orang dari pihak keluarga korban sudah diperiksa penyidik untuk diminta keterangannya sebagai saksi. Kemungkinan kita juga bakal ada penambahan saksi lagi guna dimintai keterangannya,” jelas Budi.
Budi menyebut, pihaknya juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa baju korban yang berlumuran darah dan rekaman kamera pengawas (CCTV) milik salah satu mini market yang berada disekitar tempat kejadian perkara (TKP).
“Untuk barang-barang berharga seperti handphone atau dompet milik korban tidak ada yang hilang. Sementara ini, yang baru kami amankan untuk petunjuk awal kasus tersebut adalah mengamankan barang bukti baju korban, dan rekaman CCTV dari salah satu mini market yang berada di sekitar lokasi kejadian,” ungkap Budi.
Sebelumnya, dua pengendara sepeda motor misterius dicurigai sebagai pelaku kasus tersebut. Pasalnya, gerak-gerik keduanya yang terekam kamera CCTV, dicurigai tengah mengintai rumah korban.
“Sejauh ini, kami masih melakukan pendalaman untuk memburu pelakunya. Sejumlah alat bukti penting seperti rekaman CCTV dan keterangan para saksi, sudah kami kantongi,” kata Budi.
Berdasarkan alat bukti yang ada, polisi kini tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.
“Kami sudah dapatkan ciri-ciri pelaku, dan mudah-mudahan dalam jangka dekat ini bisa kami tangkap. Doa kan, semoga kasus ini cepat terungkap dan pelakunya bisa tertangkap,” terangnya.
Sebelumnya, Khairul Amin (54), pengusaha rumah makan ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Jeruk, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Rabu (27/10) jelang tengah malam.
Diduga, Khairul Amin menjadi korban pengeroyokan orang tidak dikenal yang mengakibatkan korban meninggal dunia.






