Hajat Bumi Tegal Tanjung 2026, Seja Bakti Ka Lemah Cai Nanjeurkeun Tali Paranti Warisan Aki Nini

  • Whatsapp

KarawangPos — Masyarakat Tegal Tanjung, RW 19, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, akan menggelar Hajat Bumi Tegal Tanjung 2026 pada Sabtu, 5/9/2026.

Mengusung tema “Seja Bakti Ka Lemah Cai, Nanjeurkeun Tali Paranti Warisan Aki Nini”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya masyarakat menjaga tradisi leluhur sekaligus mempererat kebersamaan warga.

Read More

Ketua Pelaksana Hajat Bumi Tegal Tanjung 2026, Nanang Falet, mengatakan tema tersebut menggambarkan semangat masyarakat untuk terus menghormati dan merawat warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Seja bakti ka lemah cai, nanjeurkeun tali paranti warisan aki nini. Artinya, melalui Hajat Bumi ini kami ingin menunjukkan rasa bakti kepada tanah tempat kami hidup sekaligus menjaga tradisi yang diwariskan oleh para leluhur,” ujar Nanang Falet.

Menurut Nanang, Hajat Bumi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan mengenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

“Harapannya, generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut mengenal, memahami, dan meneruskan tradisi ini. Karena kalau bukan kita yang merawat, siapa lagi,” katanya.

Rangkaian kegiatan Hajat Bumi Tegal Tanjung 2026 dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB. Sejumlah kegiatan yang disiapkan antara lain kesenian Sunda, kirab Hajat Bumi, lomba kreasi warga, sedekah Hajat Bumi, Topeng Abah Pendul, Sinar Pusaka Warna, Saung UMKM, serta Dapur Indung.

Kegiatan tersebut juga menjadi wadah partisipasi masyarakat dalam bidang sosial, budaya, dan ekonomi melalui keterlibatan warga serta pelaku UMKM setempat.

Selain tema utama, panitia membawa semangat “Ngahiji, Ngarawat, Ngalestarikeun”, yakni mengajak masyarakat untuk bersatu, merawat, dan melestarikan tradisi sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Tegal Tanjung.

Hajat Bumi Tegal Tanjung 2026 diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap budaya lokal sekaligus memastikan tali paranti warisan aki nini tetap hidup dan diteruskan kepada generasi mendatang.(KWH)

  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *