Tujuh Kasus Dugaan Korupsi, Publik Minta Kajari Karawang Beri Kepastian Hukum

  • Whatsapp
Kantor Kejaksaan Negeri Karawang, Jawa Barat.

KarawangPos – Tujuh kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) yang ditangani aparat hukum Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang diduga mandek proses kelanjutan penanganannya perkaranya.

Satu dari tujuh kasus dugaan korupsi tersebut, statusnya sudah di tahap penyidikan.

Read More

“Publik tentu meminta kepastian hukum dari kasus-kasus yang tengah ditangani. Dari 2019 sampai sekarang ada dugaan korupsi Damparit Dinas Pertanian yang sudah ditahap penyidikan. Bahkan Kajari sempat press konfren dan menyebut kalau penyidik sudah mengantongi nama tersangka. Cuma terkesan mandek kasusnya,”ungkap Aksan, warga asal Karawang Barat, Selasa (4/5).

Aksan menyebut, selain satu perkara yang sudah di tahap penyidikan, terdapat tujuh kasus dugaan korupsi yang ada di sejumlah OPD Pemkab Karawang, beberapa diantranya sudah di tahap penyelidikan.

“Tunjangan Profesi Guru, atau TPG Dinas Pendidikan. Sejumlah unsur dari mulai pejabat dinas, korwil, dan bahkan guru, sempat ramai diberitakan sudah dimintai keterangan oleh penyelidik di kejaksaan. Bagaimana kelanjutannya, itu tidak terpublikasi,”sebut Aksan.

Selain dugaan korupsi Dinas Pertanian dan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, lanjut Aksan, masyarakat di Kabupaten Karawang juga menunggu kelanjutan penanganan lima kasus dugaan korupsi lainnya, yang juga sudah dilaporkan ke Kejari Karawang.

“Ada suap mantan komisioner KPU Karawang, AM. Pengadaan perahu Dinas Perikanan, Pembangunan Gedung Unsika, Retribusi Kebersihan DLHK dan yang paling menyita perhatian adalah laporan salah satu ASN atas potongan tunjangan yang dilakukan oleh BJB Karawang,”beber Aksan.

Aksan berharap, institusi hukum yang saat ini dinahkodai oleh seorang srikandi, bisa kembali mengulang torehan pengungkapan kasus korupsi, seperti yang pernah dilakukan pada 2011 silam.

“Dulu waktu 2011, Kepala Bina Marga yang katanya kebal hukum pun, masuk dan inkrah di pengadilan tipikor Bandung. Saat itu Kajarinya juga perempuan. Saya percaya dan sangat berharap, Ibu Rohayati juga bisa membongkar dan menyeret perkara dugaan korupsi di OPD Pemkab sampai ke meja hijau,”harapnya.

  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *