KarawangPos – Bentrokan antar massa terjadi di Jalan Ir. H. Djuanda Sukaseuri – Cikampek, Kamis (22/04) dini hari.
Iformasi yang diterima, masyarakat Kampung Sukaseuri, Desa Sarimulya, Kecamatan Kotabaru, Karawang, tiba-tiba di serang secara membabi buta oleh ratusan orang tidak dikenal dengan menggunakan berbagai jenis senjata tajam (sajam).
“Dari arah Simpang Mutiara, ratusan orang tak dikenal itu datang mengendarai puluhan sepeda motor dan memarkirkannya di komplek Binamarga Sukaseuri. Kemudian mereka langsung menyerang warga yang berada di sepanjang jalan Sukaseuri dengan membabi buta,” ungkap salah seorang warga sekitar, Didin (34) di tempat kejadian perkara (TKP).
Tersiar kabar, ratusan orang tersebut diduga merupakan kelompok anggota geng motor.
“Informasi yang rame sih, katanya dari kelompok anggota geng motor. Tapi ga tau juga, anggota geng motor dari kelompok organisasi mananya,” ungkap Didin.
Tak ingin banyak jatuh korban, warga sekitar langsung meladeni penyerangan dari ratusan orang kelompok geng motor itu dengan cara menghujani lemparan batu oleh warga.
Aksi penyerangan yang hampir berlangsung selama satu jam tersebut, berhasil diredam oleh pihak kepolisian dari Polsek Kotabaru, Polsek Cikampek, Resmob Anaconda Satreskrim Polres Karawang, Dalmas Polres Karawang dan Brimob Detacemen C Polda Jabar.
Pantauan di TKP, polisi berhasil mengamankan puluhan orang diduga anggota geng motor yang berasal dari Kabupaten Purwakarta dan Kota Bandung, Jabar, dan menggelandangnya ke Mapolres Karawang berikut dengan barang bukti puluhan sajam yang turut disita pihak kepolisian.
Selain itu, adapun kendaraan sepeda motor yang digunakan oleh kelompok diduga geng motor yang sebelumnya di parkirkan di halaman komplek Binamarga Sukaseuri, turut diamankan pihak kepolisian ke Mapolres Karawang.
Pasca bentrokan tersebut, belum diketahui banyaknya orang menjadi korban bentrokan yang mendapat luka ringan maupun luka berat.
Informasi yang dihimpun, belasan orang terpaksa harus dilarikan ke sejumlah rumah sakit di sekitar Kecamatan Kotabaru dan Cikampek karena mendapat luka sabetan sajam dan benda tumpul lainnya.
Belum ada pernyataan resmi yang dapat disampaikan pihak kepolisian resort (Polres) Karawang. Hingga berita ini dirutunkan, polisi masih terlihat berjaga dengan menggunakan senjata lengkap di lokasi kejadian. (Omp)






