KarawangPos – Kembali, realisasi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Karawang Tahun Anggaran (TA) 2024 untuk termin pertama senilai Rp 3 miliar jadi sorotan.
Informasi yang diterima, dana hibah yang rencananya akan digunakan untuk membiayai empat kegiatan, diantaranya pembinaan berkelanjutan atlet dan pelatih berprestasi, rapat kerja, musyawarah olahraga kabupaten dan pelantikan pengurus baru KONI, tidak kunjung selesai laporan pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan anggarannya.
Ketua KONI Karawang, H. Sayuti Haris, saat dihubungi Selasa (10/9/2024) malam, tidak membantah terkait LPJ termin pertama yang belum selesai dibuatkan laporan pertanggungjawabannya oleh KONI Karawang.
“Iya, iya yang tahap pertama belum selesai LPJnya. Yang tahap kedua belum diajukan,” ungkap Sayuti.
Namun, Sayuti enggan menjelaskan lebih lanjut perihal kendala yang menyebabkan LPJ tahap pertama belum dapat diselesaikan.
“Maaf, saya sedang sakit,” kata Sayuti.
Sebelumnya, Selasa (10/9/2024) pagi, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karawang, H. Asep Azhar, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, anggaran hibah termin pertama untuk KONI Karawang sudah direalisasikan sejak Juni 2024.
“Realisasi anggarannya melalui Disdikpora Karawang. Hibah termin pertama untuk KONI Karawang sudah terealisasi sejak 6 Juni 2024 lalu,” ungkap Asep Azhar.
Asep Azhar mengatakan, hingga memasuki akhir triwulan ketiga TA. 2024, LPJ penggunan dana hibah KONI Karawang termin pertama senilai Rp 3 miliar, belum diterima oleh BPKAD Kabupaten Karawang.
“LPJ termin pertama belum masuk, jadi untuk pengajuan pencairan termin selanjutnya wajib menyelesaikan LPJ sebelumnya,” tandas Asep Azhar.






