Sudah Masuk Singapura, Jokowi Minta Waspadai Ancaman Covid-19 Varian Omicron

  • Whatsapp

KarawangPos – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti soal penyebaran virus corona (Covid-19) varian Omicron yang kini terdeteksi sudah sampai Singapura, pada Kamis (2/12).

Jokowi tak ingin varian Omicron ada di Indonesia dan menyebabkan gelombang keempat penularan virus corona di Indonesia.

Read More

Hal itu Jokowi sampaikan dalam arahannya kepada Kepala Kesatuan Wilayah Polri dan TNI di Bali, Jumat (3/12).

“Hati-hati yang namanya sekarang ini ancaman gelombang keempat varian Omicron. Hati-hati. Tadi pagi saya sudah dapat kabar, sudah sampai ke Singapura,” kata Jokowi.

Jokowi menekankan agar aparat terutama di bawah kepolisian daerah (Polda) yang berada di daerah perbatasna negara jiran harus meningkatkan kewaspadaan terhadap pergerakan orang keluar masuk Indonesia. Sebab, virus itu bisa dibawa siapa saja, baik warga negara asing (WNA) maupun warga negara Indonesia yang baru pulang dari luar negeri.

“Utamanya polda-polda yang berkaitan dengan perbatasan dengan negara-negara lain, karena yang membawa bisa orang asing, bule, tapi juga dari warga negara kita sendiri. Utamanya tenaga kerja dari luar waktu masuk pulang kampung,” ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan, saat ini Omicron sudah terdeteksi menyebar ke-29 negara di dunia. Saat ini, sejumlah pihak masih melakukan studi terhadap varian Omicron.

Dari hasil penelitian sementara, varian ini dapat menular lebih cepat daripada varian Delta. Ia pun mengingatkan bahwa saat varian Delta menyebar, kasus Covid di Indonesia sangat memprihatinkan.

“Ingat, varian Delta itu menyebar di Indonesia hanya waktu 2-3 minggu semua langsung kena, ini lebih cepat, meskipun belum final. Perkiraan 5 kali lebih cepat,” jelas Jokowi.

“Dan kemungkinan besar juga escape immunity. Artinya dia bisa masuk ke sela-sela antibodi kita yang sudah imun, dia bisa menerobos. hati-hati ini, hati-hati,” tegas dia.

  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *