Bupati Karawang Ragukan Wapres Soal Data Kemiskinan Ekstrem

  • Whatsapp

KarawangPos – Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana meragukan data tentang 5 kabupaten ekstrem di Jawa Barat, yang diungkapkan Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Saat ditemui sejumlah awak media, Cellica mengatakan ia ingin memastikan kebenaran data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Untuk itu, ia mengumpulkan 25 kepala desa untuk memastikan data BPS tersebut. Sebab ada data dari BPS yang menyebutkan 25 desa yang terindikasi sebagian warganya memiliki tingkat kemiskinan yang ekstrem.

Read More

Cellica berpandangan bahwa, indikator kemiskinan ekstrem itu sejatinya bisa dilihat dari sejumlah indikator seperti lulusan sekolah, tidak punya tempat tinggal, dan lainnya.

“Intinya kita akan validasi dulu data dari pemerintah pusat itu, baru kita reposisi anggaran sebab banyak program kita juga untuk kesejahteraan sosial mulai dari UMKM, Rutilahu, program Karawang Cerdas, program Karawang sehat,” katanya.

Penelusuran jawaranews.id, angka kemiskinan di Karawang meningkat pasca Covid-19. Data di Badan Pusat Statisik (BPS), mencatat, pada tahun 2019 lalu, jumlah penduduk miskin di kota lumbung padi ini berjumlah 173 ribu orang.

Lalu, di tahun 2020 meningkat cukup tajam mencapai 195 ribu warga miskin tercatat. Dari data tersebut, diketahui ada penambahan 22 ribu warga miskin. Angka kemiskinan tersebut meningkat diketahui karena turunnya daya beli masyarakat. (Red)

  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *