KarawangPos – Soal video viral diduga proses vaksinasi yang tidak disuntikkan di Puskesmas Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Polisi telah memeriksa enam orang saksi.
“Kita periksa enam orang saksi dari tiga tenaga kesehatan (nakes) dan tiga orang yang divaksin. Sampai saat ini kami masih melakukan proses pendalaman,” kata Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra, Rabu (14/7).
Menurut Rama, hasilnya nanti akan ia sampaikan lebih lanjut, apakah ini benar terjadi atau hoaks. Polisi telah menginventarisir siapa yang menyebarkan dan mengupload.
“Kita tentu akan bantuan para ahli-ahli vaksin. Untuk membuktikan viral dua video yang seorang wanita diduga disuntik jarum kosong oleh tenaga kesehatan (nakes) saat menjalani vaksinasi di puskesmas Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,” jelas Rama.
Rama menyatakan Saat ini polisi fokus pada sejauh mana penerapan Standar Operasinal (SOP) saat vaksinasi.”Jadi pasti nanti akan disampaikan hasilnya,” tandasnya.
Sebelumnya, viralnya video yang dinarasikan sebagai ‘vaksin bodong’ atau suntikan kosong vaksin Corona direspons Bupati Karawang dr Hj Cellica Nurrachadiana. Selain mengecek langsung ke puskesmas, ia juga menemui karyawati yang mengunggah video tersebut.






