Viral Vaksinasi Tanpa Disuntikkan, Cellica: Serahkan ke Aparat Kepolisian

  • Whatsapp

KarawangPos – Viral di sosial media (facebook) rekaman video yang memperlihatkan seorang warga sedang melakukan vaksinasi.

Video yang diunggah akun Instagram @halokrw itu viral dan menjadi sorotan pengguna sosial media. Dalam rekaman video tersebut, proses vaksinasi diduga tidak ditekan dan langsung dicabut.

Read More

Berdasarkan caption yang beredar, disebutkan video itu diambil di salah satu puskesmas di Karawang.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan, video itu diambil di Puskesmas Wadas, Telukjambe Timur.

Saat itu ada tiga wanita pegawai ritel bahan bangunan yang melakukan vaksinasi Covid-19 berinisial I, R, dan T. Untuk mengetahui kebenaran video itu, pihaknya akan mengambil sampel darah ketiga wanita tersebut.

“Kita mengambil sampel darah untuk memastikan antibodinya sudah terbentuk atau belum. Urusan prosesnya kita serahkan kepada ahlinya. Tadi kita ambil sampel darah I dan R, sementara T masih dalam keadaan syok,” katanya di Puskesmas Wadas, Selasa (13/7).

Di tengah gencarnya pemerintah melakukan vaksinasi, Cellica mengimbau masyarakat tidak menggulirkan opini melenceng yang dapat membuat warga enggan untuk divaksin. Jika merasa ada kejanggalan, dia meminta warga langsung bertanya kepada petugas medis saat itu juga, bukan asal mengunggah ke media sosial.

“Setiap orang yang divaksin berhak bertanya kepada petugas medis,” ujar Cellica.

Meski begitu, Cellica mengaku tak mau berpihak. Ia menyerahkan kasus tersebut kepada penyelidikan Polres Karawang.

“Semua orang punya hak jawab, berhak berpendapat. Namun penyelidikan menjadi kewenangan penegak hukum. Dalam hal ini Polres Karawang,” ujar dia.

Sementara, pengakuan vaksinator Puskesmas Wadas, Maola Nurulshinta (53), dirinya merasa yakin telah menyuntikkan vaksin sesuai dengan prosedur. Saat menyuntik, dia menggunakan teknik menekan dengan bagian bawah menggunakan telapak tangan.

“Saya tarik dagingnya, lalu suntik. Kemudian kita tekan dengan telapak tangan,” ujar Maola.

Saat ini Maola telah menyuntikkan vaksin ke lebih dari 8.000 orang.

“Bukan satu atau dua orang saya suntik, saya sudah suntik ratusan orang beberapa hari terakhir,” ungkapnya.

  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *