KarawangPos – Akibat kebocoran gas Coustic Soda dari PT. Pindo Deli 2, ratusan warga yang berada di empat dusun di Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, terpaksa dievakuasi ke Kantor Desa Kutamekar, Kamis (03/06) siang.
Salah seorang warga dari Dusun Cigempol, Fendi (38) mengatakan, kebocoran gas coustic soda terjadi sekitar pada pukul 11.30WIB.
“Rasanya sesak, bau menyengat sampai tenggorokan rasanya kering banget. Masih banyak warga yang belum dievakuasi, sebagian warga ada yang dilarikan ke sejumlah rumah sakit,” ungkap Fendi kepada wartawan di tempat evakuasi, Kantor Desa Kutamekar.
Kebocoran gas coustic soda yang diduga bersumber dari PT. Pindo Deli 2, kata Fendi, sering terjadi dan kali ini merupakan kebocoran terparah yang pernah terjadi.
“Paling parah itu sekarang, bukan hanya Dusun Cigempol TB7 saja. Tapi hampir empat dusun semuanya terdampak menghirup udara yang terkontaminasi kebocoran gas coustic soda ini. Rumah saya yang berjarak 1 kilometer dengan lokasi kebocoran pipa coustic soda saja masih merasakan udara yang tidak sedap,” ujarnya.
Sementara, Sekretaris Desa (Sekdes) Kutamekar, Dayat mengungkapkan, pihaknya masih mendata jumlah korban terdampak.
“Sementara yang dilarikan ke RS Rosella ada 11 warga, sedangkan yang dilarikan ke RS Delima Asih Johar ada 14 warga. Untuk total keseluruhan korban kita masih proses evakuasi penanganan pertama di kantor desa ya,”imbuhnya.
Pantauan di lokasi, proses evakuasi di Kantor Desa Kutamekar terlihat belasan mobil ambulance masih terus berupaya melakukan evakuasi menjemput warga yang masih berada di rumahnya masing-masing.
Bahkan, sejumlah ambulance dari Perum Peruri pun turut membantu proses evakuasi warga ke sejumlah rumah sakit rujukan.
Belum ada keterangan resmi yang dapat disampaikan dari pihak terkait atas peristiwa ini. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi warga masih terus dilakukan oleh aparat setempat dibantu warga.






