KarawangPos – Aris Ramdani (17), peziarah asal warga Kobak Biru, Desa Karangmulya 2, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang, dinyatakan hilang di jalur pendakian Gunung Sanggabuana, Kecamatan Tegalwaru, Karawang, Kamis (20/05).
Didin (27), salah seorang warga di sekitaran Gunung Sanggabuana mengatakan, hilangnya satu orang peziarah tersebut diketahui oleh masyarakat di kaki Gunung Sanggabuana pada Kamis sore.
“Warga menerima informasi adanya orang hilang di jalur pendakian Gunung Sanggabuana dari Aef, kuncen Gunung Sanggabuana. Sekira pukul 15.37 WIB, Aef turun gunung untuk mengabarkan kepada warga dan aparat setempat bahwa ada kejadian orang hilang di atas gunung,” kata Didin, Jumat (21/05) dini hari.
Dikatakan dia, kuncen tersebut menyebutkan bahwa orang hilang itu adalah salah seorang rombongan peziarah Gunung Sanggabuana yang berjumlah 14 orang. Rombongan itu diketahui dari daerah Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang.
Mendapat informasi hilangnya satu peziarah tersebut, Didin bersama warga lainnya langsung melaporkan kejadian tersebut ke aparatur pemerintahan setempat dan melakukan tindakan sementara dengan mengecheck registrasi di Pos Sanggabuana.
“Dari kronologi yang diceritakan Aef kepada warga, sekira pukul 16.30 WIB, dia menemukan 13 orang rombongan peziarah asal Tanjungpura yang tengah berteriak mencari seorang temannya bernama Aris Ramdani (17) di sekitaran lokasi terakhirnya peziarah itu terlihat (jalur pendakian, red). Rupanya, seorang peziarah tersebut terakhir dilihat oleh teman-temannya pada sekitar pukul 07.00 WIB, Kamis pagi,” ujarnya menerangkan.
Dari penjelasan kuncen Sanggabuana kepada warga sekitar, kata Didin, diketahui pada sekitar pukul 04.00 WIB Kamis shubuh, Aris pamit kepada seorang temannya bernama Wanto (23) asal warga Desa Pasirjaya, Kecamatan Majalaya, Karawang.
“Peziarah yang hilang itu pamit meminta izin sama teman rombongan peziarahnya untuk Buang Air Besar (BAB) di sekitaran jalur pendakian yang menjadi tempat istirahat sementara rombongan peziarah tersebut. Namun, sampai jam 7 pagi, Aris tidak ada kembali ke tempat peristirahatan sementara di jalur pendakian, sehingga ke 13 teman lainnya melakukan pencarian terhadapnya,” bebernya.
“Kejadian perkiraan hilangnya peziarah bernama Aris ini, diperkirakan berada pada petak 52 kelas hutan (lokasi pendakian Gunung Sanggabuana Tegalwaru, red) HAS Rph Cigunungsari BPKH Pangkalan,” tuturnya.
Sementara itu dihubungi terpisah, Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra membenarkan adanya kejadian hilangnya seorang peziarah di sekitar lokasi jalur Pendakian Gunung Sanggabuana Tegalwaru, Karawang.
“Malam ini, sedang dimobiliasi atau sedang dirapatkan (melakukan pencarian seorang peziarah hilang di Gunung Sanggabuana Karawang, red). Di lokasi (pos registrasi Gunung Sanggabuana), sudah kumpul Tim SAR dan tim gabungan lainnya,” terang Kapolres Rama.
Namun, hingga berita ini disampaikan, masih belum diketahui secara detail kondisi dan keadaan serta identitas dari ke 13 orang rombongan peziarah asal Tanjungpura Karawang itu. (Omp).






