Ditutup Pemda, Pantai Sedari Karawang Tetap Ramai Pengunjung

  • Whatsapp

KarawangPos – Meski ditutup sementara hingga akhir Mei 2021, wisata bahari Pantai Sedari yang berada di Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, masih dikunjungi pengunjung yang berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Karawang.

Informasi yang diterima, pengunjung yang masuk ke area pantai masuk dengan cara melewati pemukiman warga di sekitar pantai.

Read More

Kepala Desa Sedari, Bisri Mustopa mengaku, pihaknya baru menerima Surat Edaran (SE) Bupati Karawang tentang Penutupan Sementara Tempat Wisata dan Tempat Hiburan yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang pada Selasa, (18/5).

“Wajib untuk kita melaksanakan kebijakan-kebijakan dari pemerintah daerah. Nah, perihal  Penutupan tempat wisata dan tempat hiburan ini, mungkin dengan pertimbangan untuk memutus penyebaran mata rantai Covid-19,” kata Bisri saat ditemui di area Pantai Sedari, Rabu (19/05).

Bisri menegaskan, pihaknya sudah menyampaikan himbauan bagi pengunjung bahwa area Pantai Sedari tertutup untuk wisatawan selama diberlakukan SE Bupati Karawang.

“Jadi kalaupun memang sekarang ada beberapa pengunjung ke Pantai Sedari, mungkin itu karena kondisi destinasi yang ada di kita ini, lokasinya berbaur dengan pemukiman warga sehingga sulit untuk kita antisipasinya. Ya, hanya beberapa oranglah, tidak membludak seperti kemarin-kemarin,” tegasnya.

Selain itu, masih kata Bisri, pihaknya telah meminta kepada pihak Komperpart dan BUMDes Sedari untuk membubarkan para pengunjung.

“Mohon dengan sangat, karena memang kita mengikuti sesuai Surat Edaran Bupati, sebagai bentuk partisipasi dan tanggung jawab untuk pencegahan penyebaran Covid-19, kami informasikan bahwa Pantai Sedari ditutup, dan para pengunjung silahkan bubar,” kata dia lewat pengeras suara.

Ditempat yang sama, Pengelola Pantai Sedari sekaligus Ketua BUMDes Sedari, Agus Sumarno menambahkan, terkait dengan penutupan area wisata Pantai Sedari yang secara resmi ditutup sementara, himbauan dan informasi tersebut telah disampaikan oleh pihaknya melalui banner-banner di pinggir jalan.

“Cuman hari ini memang kenyataannya memang masih ada. Tapi walaupun masih ada pengunjung yang datang, tidak ada pungutan tiket masuk untuk mereka ya. Pengelola saat ini hanya bisa melakukan penutupan,” tambahnya.(Omp)

  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *