KarawangPos – Hari ke-2 pemberlakuan penyekatan larangan mudik lebaran, akses Siphon Cibeet yang berada di Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, menjadi “jalan tikus” yang dipilih pemudik untuk menghindari petugas di sejumlah pos penjagaan.
Iring-iringan kendaraan roda dua maupun roda empat yang datang dari wilayah Jakarta dan sekitarnya, memanfaatkan jalan tikus tersebut guna meneruskan perjalanan menuju kampung halaman.
“Sejak pukul 19.00 WIB sampai dengan pukul 21.30 WIB, ada sekitar 70 unit kendaraan roda dua yang diputar balik. Dan sekitar pukul 22.00 WIB hingga pukul 23.45 WIB, Jumat (07/05) malam, sebanyak 100 kendaraan roda dua dikembalikan ke arah Cikarang, Bekasi,” ungkap IPDA Andi, Sabtu (08/05).
Sementara untuk total keseluruhan pemudik yang diputar balik di Pospam Cek Point Kobak Biru jembatan Siphon Cibeet, kata IPDA Andi, ada sebanyak 350 orang.
“Hingga Sabtu pagi ini, sekitar 350 orang jumlah pemudik dengan rincian jumlah kendaraan roda dua sebanyak 300 unit dan kendaraan R4oda empat sebanyak 4 unit yang diputar balik. Sedangkan untuk yang menggunakan kendaraan Bus atau Travel gelap, sejauh ini masih nihil,” terangnya.
Jalan tikus di jembatan Siphon Cibeet yang menjadi perburuan pemudik sebagai jalan tikus, kata dia, diduga guna menghindari pemeriksaan dan penyekatan oleh petugas di 15 titik penyekatan larangan mudik lebaran yang disiapkan oleh aparat gabungan Pemkab Karawang.
“Kalau di sini jalurnya dari Jakarta-Bekasi, semua bisa masuk lewat sini. Karena kan alternatifnya Cikarang. Untuk tujuan sejumlah wilayah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, semuanya bisa,” katanya.
IPDA Andi menuturkan, jembatan Siphon Cibeet merupakan perbatasan antara Karawang dan Cikarang, Bekasi.
Oleh karena itu, pihaknya melakukan penyekatan di jalur ini karena kerap digunakan sebagai jalan tikus atau jalan alternatif bagi pemudik.
“Sering dipakai kalau misal jalur provinsi jalur utama itu ditutup. Kaya jalan arteri di Tanjungpura, jalur Tol Karawang Barat, Karawang Timur, Dawuan, dan Cikampek misalnya, mereka tahu itu ditutup dan mereka pasti akan cari jalan tikus untuk bisa masuk ke wilayah Karawang,” tuturnya.
Dari pantauan di lokasi hingga pukul 04.00 WIB, Sabtu (08/05) pagi, kepadatan kendaraan yang didominasi kendaraan roda dua terjadi di pintu gerbang Jembatan Siphon Cibeet, Karawang.
Kepadatan itu mengular sepanjang 1 kilometer hingga Jalan Inspeksi Kalimalang, Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jabar.
“Kepadatan sedikit tersendat karena ada penyekatan, dan pemeriksaan kendaraan berplat nomor selain Karawang. Pemeriksaan ini, terjadi lantaran kendaraan roda dua diduga pemudik hendak memasuki wilayah Kabupaten Karawang melalui jalur tikus Jembatan Siphon Cibeet,” jelasnya.(Omp)






