KarawangPos – Rendahnya tingkat kesadaran masyarakat dan masih adanya kendala sinergitas lintas sektoral dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 diakui menjadi penyebab rendahnya capaian layanan proses vaksinasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana saat menggelar rapat bersama seluruh Kepala Puskesmas se-kabupaten Karawang menyikapi rendahnya capaian vaksinasi kedua di Kabupaten Karawang, Senin (19/4) lalu.
Akan hal itu, Kepala Puskesma Adiarsa, Kecamatan Karawang Timur, dr. Veronica Maulana tidak menampik apa yang dikeluhkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang.
“Hingga saat ini, dari target 25i5 orang lansia, baru 417 yang sudah mendapatkan vaksin di wilayah pelayanan Puskesmas Adiarsa,”ungkap Veronica saat dihubungi, Selasa (20/4).
Veronica menyebut, selama Ramadhan waktu pelayanan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Adiarsa dibuka setiap Senin, Rabu dan Kamis.
“Tapi untuk Jumat ini kami buka karena akan ada trial grab, sesuai yang diminta oleh Bupati Karawang untuk percepatan”sebut Veronica.
Veronica menjelaskan, cakupan layanan kesehatan, terutama pada proses vaksinasi Covid-19 mencakup 4 desa/kelurahan, diantaranya Karawang Wetan, Adiarsa Timur, Desa Kondangjaya dan Desa Warungbambu.
“Jadi saya berharap pihak kelurahan bisa membantu mobilisasi warganya yang akan divaksi ke Puskesmas Adiarsa. Ada juga beberapa kali yang kita turun langsung melakukan vaksinasi, seperti di Karawang Weta,”jelas Veronica.
Diharapkan, tambah Veronica, proses vaksinasi Covid-19 bagi lansia yang kini tengah dijalankan bisa selesai pada Juni mendatang.
“Target mudah-mudahan bisa selesai Juni,”tutup Veronica.






