KarawangPos – Sejak peletakan batu pertama pada Rabu, (24/3), belum terlihat adanya aktivitas konstruksi yang dilakukan oleh pihak penyedia jasa, PT. Anugerah Bangun Kencana (ABK), selaku pemenang tender Pekerjaan Pembangunan Gedung Laboratorium Bersama Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).
Pantauan di sekitar lokasi proyek pekerjaan pada, Selasa (06/04), tidak tampak terlihat adanya aktivitas pengerjaan bangunan gedung milik Unsika yang rencananya akan menelan anggaran hingga Rp Rp 76.5 miliar. Terlihat, hanya material bangunan berupa besi-besi saja yang tampak terlihat.
Belum ada keterangan resmi yang dapat disampaikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan pihak PT. ABK selaku pelaksana konstruksi akan kemajuan Pembangunan Gedung Laboratorium Bersama Unsika.
Hingga berita ini diturunkan, keduanya (PPK dan PT. ABK-red) belum dapat bisa dikonfirmasi.
Sebelumnya, pada Rabu (24/3), peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Laboratorium Bersama Unsika sudah dilakukan oleh Wakil Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, Kapolres Karawang, Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Ketua DPRD Karawang, Dirjen Sumber Daya Iptek Kemenristekdikti, dan Rektor Unsika.






