Refocusing, Kepala DLHK Karawang : Potong SPPD, dan Anggaran Sampah

  • Whatsapp

KarawangPos – Meski terjadi beda pendapat antara Ketua DPRD dan Sekda Karawang terkait rencana refocuing anggaran, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengaku tengah mempersiapkan refocusing anggaran sebagai upaya antisipasi, percepatan dan penanganan Covid-19.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang, misalnya. Untuk mempersiapkan refocusing anggaran, DLHK terpaksa harus mengotak-atik sejumlah pos anggaran seperti anggaran pengangkutan dan penanggulangan persampahan.

Read More

Dengan jumlah anggaran yang sama dengan tahun anggaran sebelumnya, yaitu Rp 31,6 miliar, Kepala DLHK Karawang, Wawan Setiawan, mengaku masih belum menemukan skenario yang optimal jika dilakukan refocusing di dinasnya.

Dijelaskan Wawan, pada P-APBD TA. 2020 DLHK masih bisa menyisihkan Rp 2,7 miliar untuk refocusing anggaran covid-19. Itu pun diambil dari anggaran sisa pada APBD murni tahun berjalan. Karena pada APBD TA. 2020, post anggaran DLHK jauh lebih besar, yaitu sekitar Rp 35 miliar.

“Untuk tahun ini anggaran kita tidak ada penambahan, masih sama dengan di perubahan 2020, yaitu Rp 31,6 miliar. Kita diminta menyisikan untuk refocusing covid, makanya agak garuk-garuk kepala juga (kebingungan). Kalau 8% saja dari Rp 31,6 miliar, berarti kita harus menyiapkan anggaran refocusing sekitar Rp 2,5 miliar. Makanya kita terus otak-atik anggaran, termasuk anggaran untuk pengelolaan sampah,” tutur Wawan Setiawan, Jumat (5/3).

Dibeberkan Wawan, untuk post anggaran DLHK sebesar Rp 31,6 miliar, Rp 27 miliar difokuskan untuk kebersihan. Sehingga sisanya Rp 4,6 miliar untuk tata kelola lingkungan, Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (P2KL), pengarahan termasuk patroli lingkungan, SPPD, kesektariatan hingga anggaran pengelolaan sampah.

“Kita sih tetap antisipasi saja persiapkan refocusing. Paling nanti mentok-mentoknya kita potong dari SPPD, patroli sama sampah,” katanya.

Ditambahkan Wawan, serba salah memang. Dari Rp 31,6 miliar post aggaran murni tahun ini, di satu sisi DLHK harus fokus penanganan pengelolaan sampah yang masih sering dikeluhkan masyarakat. Terlebih soal sampah pasca banjir.

Namun di sisi lain, DLHK diminta harus tetap menyisihkan anggaran refocusing untuk pencegahan dan penanggulangan covid-19. Apalagi Kabupaten Karawang saat ini ada tiga fokus utama dalam menyikapi pandemi covid-19. Yaitu pencegahan dan penanganan, daya dukung sarana dan prasarana, hingga pemulihan kondisi ekonomi.

“Kalau saya memperkirakan di tahun ini tetap bakal ada refocusing. Karena kalau pemkab tidak melakukan refocusing, konsekuensinya Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat bisa tidak cair. Itu penjelasan Pak Sekda di dalam rapat koordinasi kemarin,” pungkas Wawan.

  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *