KarawangPos – Sempat terpapar Virus Corona B.1.1.7, warga Karawang berinisial A (45) saat ini tengah berada di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
“A hanya mampir ke Kecamatan Pedes, Karawang sekitar setengah jam,”kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Karawang Nanik Djodjana, Kamis (4/3).
Nanik memastikan, A sudah dinyatakan negatif terpapar virus Covid-19 dan sudah selesai menjalani isolasi di Wisma Pademangan, Jakarta.
Nanik menyebut, saat ini A dalam penanganan Pemerintah Kabupaten Brebes bersama dengan tim dari Kementerian Kesehatan, Dinkes Jabar, Badan Penelitian dan Badan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) dan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) untuk dilalukan tracing dan testing kepada kontak erat dua warga Karawang yang terpapar virus Corona B.1.1.7.
“Ada sekitar 7. Hasilnya kita masih menunggu kabar dari Jakarta (Balitbangkes),”kata Nanik.
Selain A, ada juga M (40), warga Kecamatan Lemahabang bersama 49 orang lainnya pulang ke tanah air. Dua warga Karawang yang terpapar virus corona B.1.1.7 pulang ke Indonesia dari Arab Saudi menggunakan pesawat yang berbeda. Nyonya M mendarat 28 Januari 2021. Sementara Nyonya A mendarat 31 Januari 2021.
Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir Satgas) Covid-19 Kabupaten Karawang dr. Fitra Hergyana sebelumnya mengungkapkan, dua pekerja migran Indonesia tersebut telah diberikan tindakan tes swab PCR dengan hasil positif. Kemudian dilakukan isolasi di Jakarta.
“Setelah menjalani isolasi, hasil tes Swab mereka negatif dan sudah diizinkan pulang ke Karawang. Jadi keduanya pulang ke Karawang dengan hasil negatif,”ungkap Fitra.
Lanjut Fitra, berdasarkan hasil laporan pemeriksaan tim medis dari Kementerian Kesehatan terhadap sampel swab keduanya. Ternyata dari uji whole genome sequencingnya diketahui mereka telah terpapar corona varian baru asal Inggris.
“Setelah kemarin menerima kabar temuan kasus Covid-19 B.1.1.7 di wilayah Karawang. Tim Dinkes Karawang, Dinkes Jabar dan Kemenkes sudah bergerak cepat meneliti dan mencari informasi terkait varian baru virus tersebut dengan melakukan tracing dan testing kepada keluarga yang bersangkutan,”jelas Fitra.






