Perairan Karawang Berminyak Lagi, Muslim Hafidz : PHE ONWJ Harus Bertanggung Jawab

  • Whatsapp

KarawangPos – Kembali, wilayah perairan Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Karawang tercemari minyak mentah. Akibatnya, kondisi pantai Cilamaya menjadi tercemar hingga menimbulkan gumpalan hitam di wilayah pantai Cilamaya.

Akan hal itu, Ketua Umum Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Jawa Barat, Muslim Hafidz mengatakan, anak perusahaan Pertamina Hulu Energi (PHE) yaitu Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) harus bertanggung jawab atas dampak lingkungan yang terjadi di sebagian laut Karawang.

Read More

“PHE ONWJ harus bertanggung jawab seiring masih adanya limbah atau ceceran minyak mentah yang muncul di beberapa titik di perairan dan pesisir Karawang,”ujar Muslim Hafidz, Senin (22/2).

Dia mengungkapkan, selain mencemari lingkungan, limbah yang berceceran tersebut mengganggu aktifitas rutin nelayan dalam mencari ikan di wilayah tersebut.

“Perairan Karawang belum bersih, pencemaran itu masih berlangsung sampai sekarang. Ini juga nelayan susah cari ikan dan rajungan,”ujar dia.

Menurutnya, PT. PHE ONWJ belum bisa maksimal dalam menangani limbah yang merugikan para nelayan. Terlebih, lanjutnya, kompensasi sebagai bentuk ganti rugi bagi para nelayan yang tak kunjung selesai, kini nelayan kembali dibuat menderita dengan kerugian karena tidak bisa melaut karena tumpahan minyak.

“Saya minta Ibu Nicke Widyawati Direktur Utama PT Pertamina dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok selaku Komisaris PT Pertamina dapat memanggil anak perusahaan Pertamina, yang dinilai telah lalai dalam menangani kebocoran limbah yang berimplikasi pada kerugian nelayan,”tandasnya.(Rin)

  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *