KarawangPos – Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupten Karawang mengakibatkan longsor di area wisata Curug Cigentis, Kampung Sirnaruju, Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Senin (15/2) sore.
Camat Tegalwaru Mahpudin mengatakan, longsor terjadi setelah hujan deras yang turun sejak siang hari.
Mahpudin mengatakan, lokasi terjadinya longsor termasuk wilayah Perum Perhutani Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Cigunungsari, Bagian Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Pangkalan, dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Purwakarta.
“Sehingga pada lokasi bekas longsor beberapa hari lalu, terjadi longsor kembali,” ujar Mahpudin, Selasa (16/2).
Mahpudin menyebut, tanah yang longsor sepanjang 15 meter dan lebar 10 meter. Longsoran tanah tersebut menutup akses jalan menuju Curug Cigentis sepanjang 20 meter. Selain tanah, batang pohon juga menutup jalur dan jembatan di perlintasan menuju tempat wisata Curug Cigentis.
“Tidak ada korban jiwa. Kerugian materi pun belum kita hitung,” kata Mahpudin.
Untuk sementara, lanjut Mahpudin, lokasi wisata tersebut akan ditutup sampai situasi aman kembali. Untuk menghalau warga yang memaksa untuk ke lokasi wisata, pemerintah sudah mensiagakan petugas jaga dari Perhutani dan mitra di gerbang tiket wisata Curug Cigentis.
“Lokasi wisata Curug Cigentis ditutup sampai dengan waktu yang belum ditentukan,” ujar Mahpudin.
Hingga saat ini, menurut Mahpudin, penanganan marerial longsor belum dilakukan, mengingat kondisi cuaca belum memungkinkan.
“Insya Allah penanganan dilakukan siang dengan cara manual,” ujar dia






