KarawangPos – Sebanyak 3.000 tenaga kesehatan di Kabupaten Karawang mangkir mengikuti jadwal vaksinasi Covid-19.
Pihak Dinas Kesehatan Karawang belum mengetahui secara pasti penyebab mangkirnya para tenaga kesehatan dari jadwal yang sudah ditentukan.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Nanik Djojana mengaku belum menerima laporan mengapa ribuan nakes itu tidak mau memenuhi undangan vaksinasi.
“Saya juga belum tahu. Mungkin saja mereka belum mau karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk divaksin,” kata Nanik, Senin (15/2).
Dia menegaskan tidak akan memberi sanksi terhadap para Nakes yang tidak mau divaksin.
“Tidak ada. Itu harus kesadaran dari mereka sendiri,” kata dia.
Dia mengungkapkan, Kabupaten Karawang mendapat kouta vaksin Covid-29 sebanyak 19.600 dosis. Jumlah tersebut telah dialokasikan bagi 11 ribu tenaga kesehatan yang sudah terdaftar. Akan tetapi, baru sekitar 8.200 tenaga kesehatan yang tekah divaksin.
“Kalau dikali dua berarti harus siap 16.400 dosis vaksin. Kami kira cukup,”ungkap dia.
Dijelaskan juga, hingga saat ini ada beberapa rumah sakit yang tenaga kesehatannya sudah 100 persen mendapatkan vaksin Covid-19. Namun ada juga yang baru 70 persen.
“Alhamdulillah semua vaksin dalam kondisi baik dan bisa digunakan. Tidak ada yang rusak,”tandas dia.






