Ke Kampung Halaman SBY, Jokowi Resmikan Bendungan Tukul

  • Whatsapp

KarawangPos – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Tukul, di Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur, Minggu (14/2). Bendungan tersebut dibangun pemerintah sejak 2015 dengan biaya mencapai Rp 916 miliar.

Pacitan sendiri dikenal masyarakat sebagai kampung halaman Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.

Read More

“Alhamdulillah Bendungan Tukul yang telah dimulai 6 tahun lalu dengan biaya Rp 916 miliar, hari ini sudah selesai dan siap difungsikan,” kata Jokowi dalam keterangan pers, Minggu (14/2).

Jokowi mengatakan bendungan merupakan infrastruktur yang memiliki peran penting untuk mengendalikan banjir, mengairi sawah, dan membantu penyediaan air baku.

Bendungan Tukul sendiri diharapkan dapat membantu proses penyediaan air baku 300 liter per detik dengan kapasitas tampung 8,7 juta meter kubik.

“Bendungan ini bisa memberikan manfaat besar ke 600 hektar sawah sehingga meningkatkan indeks pertanaman dari biasanya 1 kali tanam padi dan 1 kali tanam palawija, menjadi 2 kali tanam padi dan 1 kali palawija,” kata Jokowi.

“Saya harapkan dengan berfungsinya bendungan Tukul di Pacitan akan menjadi infrastruktur penting memperkuat ketahanan pangan dan juga ketahanan air,” sambung Jokowi.

Kementerian PUPR, pada Oktober tahun lalu, telah menyanggupi untuk menyelesaikan pembangunan empat bendungan sampai Desember 2020, salah satunya adalah Bendungan Tukul. Empat bendungan itu merupakan hasil peralihan proyek pembangunan pada 2014-2019 ke 2020-2024.

Sementara untuk 2020-2024, rencananya ada 61 bendungan yang akan dibangun, yakni 9 bendungan di Pulau Sumatera, 24 bendungan di Pulau Jawa, 4 bendungan di Pulau Kalimantan, 9 bendungan di Pulau Sulawesi, 3 bendungan di Pulau Bali, 11 bendungan di Pulau Nusa Tenggara, dan satu bendungan di Pulau Maluku.

  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *