KarawangPos – Sepekan terakhir, hujan lebat disertai angin kencang menerjang sejumlah kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat, salah satunya di Kabupaten Karawang.
Kondisi ini memunculkan bencana hidrometeorologi.
Sebagai langkah tanggap bencana, PT Jawa Satu Power (JSP) dan kontraktor pembangunan PLTGU Jawa 1 memberikan bantuan kepada warga terdampak.
“Kita harus bergerak cepat karena sekarang ini kondisi yang sulit karena pandemi dan ditambah musibah ini,” ungkap Manajer Eksternal JSP, Tig Djulianto kepada wartawan, Rabu (10/02).
Khusus di Kabupaten Karawang, lanjut Tig, paling tidak ada 23 desa di 12 kecamatan yang dilanda banjir dengan ketinggian antara air mencapai 10 hingga 150 centimeter.
Beberapa desa tersebut berada di lingkungan proyek pembangunan PLTGU Jawa 1 di Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang.
“Praktis di kecamatan ini hanya dua dari 12 desa yang bebas dari genangan banjir. Empat desa dengan tingkat banjir paling parah di Cilamaya Wetan adalah Desa Muara, Desa Cilamaya, Desa Mekarmaya, dan Desa Tegal Waru,” terangnya.
Pada tahap awal ini, kata Tig, JSP dan kontraktor pelaksana proyek membagikan mie instan sebanyak 130 boks, pampers 20 bag, susu formula bayi 20 boks, biskuit 50 boks dan air minum dalam kemasan sebanyak 30 dus.
“Penyaluran bantuan dari proyek pembangunan PLTGU Jawa 1 ini melalui Posko Bencana Kecamatan Cilamaya Wetan bekerja sama dengan unsur Muspika Cilamaya Wetan termasuk unsur TNI dan Polri,” katanya.
Tig menambahkan, bantuan ini adalah partisipasi JSP dan kontraktor pembangunan PLTGU Jawa 1 dalam upaya membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir di lokasi sekitar proyek.
“Dalam upaya pembagian bantuan ini, JSP juga tetap mengedepankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” tambahnya.(Not)






