Pintu Air Terpaksa Dibuka, Dua Perumahan di Karawang Terendam Banjir

  • Whatsapp

KarawangPos – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang mengungkap penyebab terjadinya banjir di Perumahan Bumi Mutiara Indah (BMI), Kecamatan Cikampek, dan Perumahan Purwasari Regency, Kecamatan Purwasari akibat kondisi Situ Kamojing sudah tak mampu menampung air. Satu pintu air berkapasitas 8 juta meter kubik air di kawasan tersebut terpaksa dibuka untuk mengalirkan air ke Sungai Cikaranggelam.

“Kalau dipaksakan akan jebol, jadi pintunya dibuka,” kata Kepala BPBD Kabupaten Karawang, Yasin Nasrudin, Senin (8/2).

Read More

Yasin mengatakan, air di Situ Kamojing sudah mencapai batas maksimal akibat intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir.

Akibatnya, wilayah yang dialiri Sungai Cikaranggelam mengalami banjir cukup parah. Seperti di Perumahaan Bumi Mutiara Indah (BMI), Kecamatan Cikampek, dan Perumahan Purwasari Regency di Kecamatan Purwasari.

Anggota DPRD Kabupaten Karawang Anggi Rostiana mengatakan, dibukanya pintu air di Situ Kamojing mengakibatkan banjir di beberapa desa di Cikampek. Di antaranya Desa Cikampek Timur, Cikampek Selatan, Dawuan Tengah dan Dawuan Barat.

“Air dari Situ Kamojing ini mengalir ke beberapa desa melalui Sungai Cikaranggelam. Sehingga dibukanya pintu air ini berdampak banjir ke beberapa desa di hilir,” kata Anggi.

Setelah melakukan pengecekan di Situ Kamojing, Anggi mengatakan infrastruktur Situ Kamojing berdasarkan usia sudah sangat tua dan rentan jebol saat volume air tinggi. Sehingga untuk mencegah hal yang lebih buruk, pihak PJT II harus membuka pintu air.

“Sementara kondisi sungai Cikarang Gelam di hilir tidak memadai untuk menampung air dengan debit tinggi dari Situ Kamojing. sehingga air meluap ke pemukiman di sekitar sungai,” ujarnya.

Meski dalam pemeliharaan infrastruktur Situ Kamojing dan Sungai Cikaranggelam bukan sepenuhnya kewenangan Pemkab Karawang. Menurutnya, pihak Pemkab Karawang juga tetap memiliki tanggung jawab kepada masyarakat agar terbebas dari bencana banjir.

Ia meminta Pemkab Karawang sigap menangani permasalahan banjir.

“Pemda harus agresif dalam menyelesaikan masalah banjir ini. Koordinasi dengan pihak-pihak terkait, agar perbaikan infrastruktur dari hulu ke hilir biar segera dilakukan,” ujar dia.

  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *