KarawangPos – Warga di Perumahan Bumi Mutiara Indah (BMI), Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang secara swadaya mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum warga terdampak banjir.
Tokoh masyarakat setempat yang juga merupakan mantan Kepala Desa Dawuan Tengah, Yusup Nurwenda mengungkapkan, banjir yang merendam rumah warga di Perumahan BMI sejak Sabtu (06/02) malam, menginisiasi warga untuk mendirikan dapur umur meski dengan peralatan seadanya.
“Dari pagi warga langsung sigap mendirikan dapur umum secara gotong royong atau swadaya,” ungkap pria yang akrab disapa Lurah Uus saat ditemui di dapur umum milik warga, Minggu (07/02) sore.
Dia menjelaskan, kebutuhan logistik maupun bahan makanan pokok untuk dapur umum diperoleh dari warga di Perumahan BMI yang terdampak banjir.
“Warga di sini memang sudah sigap, mungkin karena warga di sini sudah terbiasa menghadapi banjir langganan setiap tahunnya, jadi ketika banjir mereka sudah menyiapkan segala kebutuhannya untuk dapur umum,” jelasnya.
Banjir yang hampir merendam ratusan pemukiman warga di Perumahan BMI Cikampek, membuat ribuan warga yang terdampak banjir mengungsi.
“Warga di perumahan ini, ada sekitar 7.000an jiwa, dan sekarang mereka mengungsi ke rumah sanak saudaranya serta mengungsi ke posko-posko pengungsian yang sudah tersedia dari berbagai kalangan instansi. Tapi ada yang juga bertahan di rumahnya, ya 1 atau 2 orang bertahan di rumahnya untuk menjaga barang berharganya,” terangnya.
Disinggung terkait pernyataan Kepala BPBD Kabupaten Karawang yang menyatakan bahwa pemerintah sudah mendirikan dapur umum dan menyiapkan segala kebutuhan warga terdampak, dirinya enggan berkomentar banyak.
Sebab dalam pengamatan dirinya di lokasi banjir baru berdiri satu dapur umum yang didirikan oleh warga terdampak banjir di perumahan tersebut.
“Soal dapur umum yang didirikan sama pihak BPBD Karawang, baru mau didirikan di dekat dapur umum milik warga. Sampai sore ini, soal bantuan sembako atau kebutuhan makanan yang datang ke dapur umum milik warga, baru dari masyarakat sekitar serta sejumlah instansi non pemerintahan,” tegas Uus.
Diakuinya, adapun bantuan sembako yang diterimanya hanya dari Kodim 0604 Karawang serta Polres Karawang yang menyerahkan bantuan sembako untuk kebutuhan makan dan minum warga terdampak banjir di Perumahan BMI Cikampek.
“Kalau dari TNI dan Polri memang ada, itu diserahkan langsung sama Pak Dandim 0604 Karawang dan Pak Kapolres Karawang ke dapur umum milik warga saat keduanya meninjau lokasi banjir disini,” pungkasnya. (Not).






