KarawangPos – Ribuan warga di Kabupaten Karawang terpaksa mengungsi akibat banjir. Tercatat, permukiman di tiga belas desa di tujuh kecamatan mengalami banjir dengan ketinggian hingga 1,5 meter.
“Iya hari ini laporan masuk dari berbagai daerah banjir semakin meluas. Kalau tadi pagi, Minggu (7/2), baru 8 desa, tapi siang ini bertambah jadi 13 desa di 7 kecamatan. Kalau hujan terus-terusan seperti sekarang bisa jadi banjir semakin meluas, ” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Yasin Nasrulah, Minggu (7/2).
Menurut Yasin, banjir terjadi diantaranya di Desa Rawagempol Wetan, Rawa Gempol Kulon di Kecamatan Cilamaya Wetan. Kemudian di Desa Rengasdengklok Utara, Desa Rengasdengklok Selatan, Desa Karyasari, Desa Amansari, Desa Kertasari, Desa Kalangsari di wilayah Kecamatan Rengasdengklok. Di Kecamatan Cikampek banjir juga melanda dua desa yaitu Desa Dauwan Barat dan Desa Dauwan Tengah.
“Tambahannya itu di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe, Desa Purwasari Kecamatan Purwasari dan dua Desa di Kecamatan Tirtajaya” katanya.
Diakui Yasin, semakin meluasnya banjir mengakibatkan pihak BPBD Karawang mengalami keterbatasan untuk melakukan evakuasi warga. Untuk mengantisipasi hal tersebut, lanjutnya, pihak BPBD Karawang melakukan koordinasi dengan sejumlah relawan untuk membantu melakukan evakuasi warga.
“Ya karena kurang perahu karet ada juga warga yang di gendong saat evakuasi. Petugas kita sebar ke lokasi banjir, ” katanya.
Yasin mengatakan selain merendam perumahan warga, banjir juga merendam areal persawahan. Saat ini sebanyak 6 hektar sawah sudah terendam banjir.
“Belum semua laporan masuk tapi pasti sawah yang terendam lebih banyak lagi, ” katanya.






