Pupuk Indonesia Pastikan Ketersedian Pupuk di Kios-Kios Terpenuhi Untuk Petani

  • Whatsapp

KarawangPos – PT. Pupuk Indonesia memastikan ketersediaan pupuk untuk petani aman. Di Karawang misalnya, saat ini seluruh kios sudah mulai dipenuhi dengan berbagai jenis pupuk, terutama pupuk non subsidi.

“Jadi kita pastikan sebetulnya tidak ada kelangkaan pupuk. Selain pupuk subsidi, ada juga pupuk non subsidi yang harganya masih wajar dan tidak mahal. Petani yang punya kebutuhan tambahan, bisa menggunakan pupuk non subsidi tersebut,” ungkap Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia (Persero) Gusrizal dalam kesempatan kunjungannya ke sejumlah kios binaan PT Pupuk Kujang di Karawang, Selasa (02/02).

Read More

Dari pantauan pada kunjungan jajaran direksi PT Pupuk Indonesia bersama PT. Pupuk Kujang di Kios Gemuk Tani milik Ibu Evi, berbagai produk pupuk non subsidi melimpah dan siap di pasarkan. Pupuk Jeranti dan Nitroku nampak berderet rapi di etalase.
Sejumlah petani mulai berdatangan menyerbu kios yang sedang mengadakan promo itu.

Gusrizal menuturkan, Pupuk Indonesia akan memberikan pendampingan kepada petani yang mencoba beralih ke pupuk non subsidi.

“Kita mendampingi petani ya, mulai dari budidayanya, aspek teknologinya, termasuk juga pendanaannya, termasuk asuransinya dan kalau bisa juga termasuk yang mengambil lalu membeli gabahnya,” kata Gusrizal.

Diungkapkan Gusrizal, tidak semua petani dapat memperoleh pupuk subsidi. Sebab, khusus untuk pupuk subsidi ini jumlah dan kuotanya telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Untuk mendapatkannya, petani juga perlu menempuh syarat administratif yang harus dipenuhi,” ungkapnya.

Informasi yang dihimpun, alokasi pupuk urea bersubsidi di Jawa Barat tahun 2021, yakni sebesar 633.630 ton per tahun.

“Adapun alokasi untuk Kabupaten Karawang mencapai 48 ribu ton per tahun,” ujarnya.

Hal itu, kata Gusrizal, berdasarkan SK Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat dengan Nomor: kep/155/tn.03.03/psp tentang perubahan alokasi kebutuhan pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian daerah Jabar tahun 2021.

“Dengan demikian, kita tawarkan solusi bagaimana caranya supaya petani lebih berminat menggunakan pupuk non subsidi. Sehingga pelan-pelan beralih dari pupuk subsidi ke pupuk non subsidi,” katanya.

Saat ini, masih dikatakan Gusrizal, sejumlah petani mulai menuai hasil positif sejak menggunakan pupuk non subsidi buatan Pupuk Kujang Cikampek.

“Seperti di Kabupaten Karawang misalnya, ada seorang petani muda di Karawang bernama Dede Abdul Halim yang diberitakan mendapat hasil berlipat ketika menggunakan pupuk Jeranti dan Nitroku. Kedua produk pupuk non subsidi itu adalah buatan dari Pupuk Kujang Cikampek yang merupakan salah satu anak perusahaan dari Pupuk Indonesia,” paparnya.(not)

  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *