KarawangPos – Jumlah akumulatif kasus positif Covid-19 di Kabupaten Karawang mencapai 9.575 kasus.
Berdasarkan data pantauan Covid-19 Kabupaten Karawang pada Jumat, (29/1), terdapat penambahan 196 kasus, dengan rincian 1.166 masih dalam perawatan di sejumlah rumah sakit, 8.085 sudah dinyatakan sembuh, dan 324 orang dinyatakan meninggal dunia.
Akan kondisi tersebut, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meninjau langsung dan mengevaluasi sejauh mana perkembangan kasus Covid-19 di Karawang. Karena dalam kurun waktu 6 pekan terakhir Kabupaten Karawang mengalami lonjakan kasus positif covid-19 yang sangat signifikan.
“Setelah dievaluasi bersama, angka kenaikan Covid di Kabupaten Karawang disebabkan karena lambatnya laporan soal adanya kasus terkonfirmasi positif di lingkungan industri dan kampus. Keterlambatan tersebut yang mengakibatkan proses tracing tertunda,” kata Gubernur dalam rapat terbatas bersama Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang.
Emil meminta Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang mengevaluasi sejumlah hal. Pertama, menaikan prosentase bed dari 898 ke 1200.
“Untuk keterisian hotel saya memberikan apresiasi. Tapi untuk keterisian bed bisa ditambah,” ucapnya.
Kedua, lanjut dia, mengecek kembali apakah masih ada Rumah Sakit yang belum berkontribusi melayani atau merawat pasien covid.
“Untuk 2300 per minggu tracing dipertahankan. Kendati memang di Jabar sendiri saya mengakui problem tracing ini kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM),” kata Emil.
Emil mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Karawang untuk tidak takut dan ragu divaksin. Menurutnya, bervaksin adalah ibadah karena bisa menjaga keselamatan diri sendiri maupun nyawa orang lain.






