KarawangPos – Di tengah gencarnya pemerintah melalui Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai bentuk upaya menekan penyebaran kasus Covid-19, Pondok Pesantren Al – Baghdadi, yang berlokasi di Jalan Proklamasi, Desa Aman Sari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, diduga melakukan pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) dengan mengadakan kerumunan dalam sebuah pengajian rutin yang dihadiri ribuan jemaah dari berbagai daerah, Sabtu (23/1) malam.
Hal tersebut juga dibuktikan dengan viralnya sejumlah unggahan dari warganet yang memposting foto ribuan jemaah yang memadati halaman Pondok Pesantren Al – Baghdadi.
Ribuan jemaah tersebut berdatangan dengan maksud mengikuti pengajian rutin yang digelar setiap Sabtu malam di Pondok Pesantren Al Baghdadi.
Terlihat dari salah satu unggahan seorang warganet dengan akun Facebook bernama Andi Baina Azis yang memposting sebuah foto di grup Facebook Jemaah Dzikir Manaqib Al – Baghdadi.
“Semoga jemaah majelis dzikir lautan cinta ujung kulon bisa ketempat ini lagi untuk melepaskan dahaga rindu dan menerima kajian cinta dari Abah Yai Junaidi Al – Baghdadi. Semoga semua jamaah dzikir Manaqib di istiqomahkan dan dikabulkan segala harapannya. Aammiinn..,” tulis seorang warganet bernama Andi Baina Azis yang disukai 745 orang dengan 61 komentar.
Bukan itu saja, hal serupa juga dilakukan oleh seorang warganet dengan akun Facebook bernama Kasmin Khodiri yang turut serta menggugah sebuah foto yang sama.
Dimana, foto yang diunggah tersebut sangat nampak ribuan jemaah yang terlihat sedang duduk berderet tanpa mengutamakan protokol kesehatan yakni menjaga jarak dan memakai masker.
“Malam Minggu Kliwon semoga istikomah kita, tercapai mendapatkan barokah guru dan orang tua,” tulis warganet yang membuat unggahan postingannya itu disukai 300 pengguna akun Facebook, 14 komentar dan 4 kali dibagikan.
Pantauan redaksi di sejumlah titik lokasi Pondok Pesantren Al – Baghdadi pada, Sabtu (23/1) malam, selain di depan pesantren dan di halaman depan pesantren, turut berjejer ratusan kendaraan roda empat dan ribuan kendaraan roda dua yang tengah terparkir.
Selain itu, tampak kendaraan-kendaraan tersebut memiliki nomor polisi dari luar daerah Kabupaten Karawang.
Juga terpantau sepanjang jalan utama Proklamasi Rengasdengklok – Tanjung Pura, mulai dari SPBU lama sampai dengan SPBU baru, banyak kendaraan roda empat yang di parkir di bahu kanan dan bahu kiri jalan yang sempat membuat lalu lintas di lokasi tersebut menjadi tersendat.
Belum ada keterangan resmi yang dapat disampaikan pihak pengurus Pondok Pesantren Al – Baghdadi maupun dari Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang.
Sebelumnya, berdasarkan data Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang, pada Sabtu (23/1), terdapat 8413 orang terkonfirmasi positif dan 295 orang dinyatakan meninggal dunia dalam kasus Covid-19 tersebut.(Not)






