APDESI se Jabar Kepung PT. Pertiwi Lestari, Tuntut Penegakan hukum pengeroyok Perangkat Desa

  • Whatsapp

KarawangPos – Ribuan massa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Jawa Barat menggelar aksi besar-besaran di depan gerbang PT Pertiwi Lestari, Telukjambe Barat, Karawang, Senin (6/4). Aksi ini menjadi sorotan karena melibatkan perangkat desa dari 19 kabupaten yang datang dengan satu tuntutan utama, yakni keadilan dan penghormatan terhadap marwah pemerintahan desa.

Aksi tersebut dipicu oleh dugaan intimidasi dan pengeroyokan yang menimpa perangkat Desa Wanasari. Peristiwa ini memantik kemarahan luas di kalangan aparatur desa yang menilai kehormatan institusi mereka telah dilecehkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Read More

Sejak pagi hari, ribuan massa mulai memadati akses jalan menuju lokasi perusahaan. Mereka mengenakan atribut organisasi, membawa spanduk berisi tuntutan, serta melakukan orasi secara bergantian dari atas mobil komando yang dilengkapi pengeras suara.

Dalam orasinya, perwakilan massa menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan untuk membuat kerusuhan, melainkan sebagai bentuk solidaritas dan sikap tegas terhadap ketidakadilan. Mereka menyatakan bahwa jika satu desa diusik, maka ribuan desa lain di Jawa Barat akan merasa terpanggil untuk bergerak.

Salah satu spanduk yang dibawa massa menyoroti tuntutan pertanggungjawaban PT Pertiwi Lestari terkait penggunaan tanah kas atau aset Desa Wanasari. Massa mendesak adanya transparansi dan kejelasan hukum atas dugaan pemanfaatan lahan desa tersebut.

Selain itu, mereka juga menuntut proses hukum yang adil terhadap oknum yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap perangkat desa, termasuk anak, menantu, serta anggota Karang Taruna.

Di lain pihak Ketua Koordinator Aksi H. Wikarya ( Lurah WK ) menegaskan rumor bahwa aksi ini adalah bayaran itu tidak benar. “Ini murni aksi simpatik dari teman – teman perangkat desa se Jabar atas peristiwa yang dialami Pejabat pemerintah Desa Wanajaya,” Kata Wikarya.

Aksi yang melibatkan ribuan orang ini sempat membuat arus lalu lintas di kawasan Telukjambe Barat tersendat. Namun, aparat kepolisian dari Polres Karawang sigap melakukan pengaturan sehingga situasi tetap terkendali.

Meski sempat memanas, demonstrasi berlangsung relatif tertib tanpa adanya tindakan anarkis. Koordinator aksi beberapa kali mengingatkan massa untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak terprovokasi.

Aksi ini menjadi gambaran kuatnya solidaritas antar desa di Jawa Barat. APDESI menilai persoalan ini tidak hanya menyangkut satu desa, melainkan menyentuh kehormatan seluruh pemerintahan desa sebagai ujung tombak pelayanan publik.

Jika tidak segera ditangani secara serius, situasi ini berpotensi memicu gelombang aksi yang lebih besar. APDESI bahkan mengisyaratkan kemungkinan mobilisasi lanjutan apabila tuntutan mereka tidak mendapat respons yang jelas.

Karena itu, mereka berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan ini secara transparan, adil, dan tidak berpihak.(Han)

  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *